Feb 6, 2024

Ditinggal/di-ghosting gebetan (mantan/crush) tapi susah move on?

Ada beberapa jawaban dari teman Quora yg bisa dibilang rasional;

"Your nothing/problematik buat dia.

Kamu sering berharap dia kembali, tapi dia tidak juga kunjung dan datang kembali di kehidupan kamu.

Seiring berjalannya waktu kamu bakal terbiasa dengan penolakan tersebut. 

Dan akhirnya kamu sadar bahwa dia orang yang tidak baik buat kamu, semua waktu kamu terbuang percuma karena telah memikirkan dia yang telah menyakiti hati kamu.

Kamu sadar bahwa kehidupan kamu adalah hal yang paling penting. Pada akhirnya kamu akan fokus dengan kehidupan dan kebahagiaan kamu sendiri.

Hanya waktu dan kesadaran diri yang dapat menyembuhkan." (LA)


"Itu pilihan sendiri sebenarnya.

Kita bisa memilih untuk move on atau tidak.

Orang biasanya gagal move on karena merasa tidak percaya diri bahwa ia tidak bisa mendapatkan yang lebih baik dari si mantan ybs. Ini wajar, apalagi bila memang ada ikatan (attachment) yang sangat kuat dengan si mantan.

Secara rasional, kita menyadari bahwa hal ini tidak baik tetapi perkara masalah perasaan dan emosi, ini sesuatu yang terkadang susah untuk dilogikakan dan dikendalikan. A heart wants what it wants. Sesimpel itu.

Jadi, semuanya kembali ke pilihan Anda sendiri." (Syelly Tuhumury)


Ada beberapa faktor/penyebab lu susah buat move on, diantaranya:
  • Mungkin karna cara pandang lu yg sempit & ga mencoba melihat sudut pandang yg lebih luas.
  • Faktor kebiasaan, karna kebiasaaan adalah salah satu hal yg sulit dirubah, memeag terkadang dlm kondisi tertentu kita di paksa untuk berubah.
  • Masih penasaran/kepo
  • Ekspetasi yg berlebih, terlalu mengangap dia spesial.

Hal yg mungkin bisa lu lakuin:
  1. Stop stalking & mencari-cari informasi ttg dia.
  2. Menyibukkan diri dengan aktivitas yang disukai.
  3. Hapus semua berkas file termasuk chat yg bisa berpeluang mengingat ttg dia, kalo perlu blok.
  4. Perbaiki diri, perbanyak relasi yang menguntungkan. Mungkin lu blm bisa move on karena merasa kesepian.
  5. Terapkan dalam diri lu kalo dia itu nyakitin. Bukan semacam dendam, cuma biar ga terus terusan ngarepin dia.
  6. Cara paling ekstrim seperti lu punya kartu as buat mengabaikan perasaan lu dg mengingat semua kekurangannya, atau mungkin dg mengingat betapa harga diri lu dijatuhkan udah ngebuang dan mengabaikan perasaan lu.
  7. Cara terakhir yaitu dg menyadari bahwa ada takdir tak bisa kita ubah, mau seberapapun besar effort yg kita lakukan. Jika memang tidak ditakdirkan untuk kita pasti takkan pernah kembali, begitu pun sebaliknya. Tapi paling tidak kamu udah berusaha semampu kamu & try to take the risk, daripada cuma diam dan menyesal tak pernah mencoba. 
Gausah dibikin pusing bro, jangan terlalu mendramalisir/terlalu meratapi masalah. Belajar berpikir simpel & bodo amat, toh lu tetep sehat walafiat walaupun tanpa dia. Okelah, mungkin melupakan/move on mmg tdk mudah, tapi coba lu pikir, lu emang mau rugi sendiri? Ya silahkan kalo lu mau nikmatin kegalauan lu. Cuma kalo ada banyak pilihan buat bersenang-senang why not? Lakukan apa yg perlu dilakukan bro, pilihan di tangan lu & perlu diingat juga kalo resiko ditanggung lu sendiri bukan gue.

Perlu diingat setiap suatu usaha ada resikonya, jika usaha tak berhasil maka resiko yg akan kita dapatkan. Semoga bisa membantu walaupun sedikit.
Sekian dari gue salam akal sehat & wassalam.

0 comments: